UPAYA MENUMBUHKAN JIWA WIRAUSAHA PETERNAK LELE MELALUI JARINGAN PEMASARAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK MENINGKATKAN DAYA JUAL LELE (PETERNAK LELE DI DESA BANGKOK,GURAH, KEDIRI)

Authors

  • Silvia Qoirun Nisa Universitas Nusantara PGRI Kediri 1)2)
  • Dhiyan Septa Wihara Universitas Nusantara PGRI Kediri

DOI:

https://doi.org/10.29062/mahardika.v20i3.426

Abstract

Kelompok Peternak lele “POKDAKAN’ adalah sebuah mitra usaha yang menghadapi suatu  permasalahan yaitu harga jual lele segar/basah di pasaran cenderung rendah dan tidak sebanding dengan biaya yang diperlukan saat budidaya ikan lele mulai dari pembelian bibit lele, pembelian pakan, biaya pemeliharaan dan tenaga kerja. Permasalahan Kelompok Peternak lele “POKDAKAN’ semakin sulit ketika musim panen harga lele mengalami penurunan yaitu dibawah harga standar yang beredar di pasaran sehingga kentungan yang diperoleh sedikit.

Tujuan dari kegiatan Mathching Fund ini untuk mengatasi permasalahan mitra yaitu belum adanya motivasi dan semangat berwirausaha untuk memproduksi berbagai olahan lele. Kurangnya kreativitas dan  terbatasnya inovasi untuk mengolah suatu olahan produk dari hasil panen  lele tersebut, belum adanya  relasi pemasaran  produk  dan  pangsa pasar yang tepat serta minimnya pengetahuan tentang manajemen pemasaran usaha lele.

Tim Mathching Fund  mengawali progam dengan melakukan sosialisasi pelatihan terhadap mitra yaitu dengan menyiapkan alat dan kebutuhan  bahan  untuk keperluan produksi kemudian diadakan penyuluhan di tempat pertemuan kelompok mitra. Setelah penyuluhan, selanjutnya dilaksanakan praktek langsung membuat olahan lele, pengemasan produk, branding roduk dan manajemen pemasaran. Target luaran produk yang dihasilkan ada 3 jenis produk (nugget lele, stik lele, lele bumbu)

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2022-05-30

Issue

Section

Articles